Critical & Analytical Thinking
Berpikir kritis adalah kemampuan berpikir menggunakan penalaran untuk menginterpretasikan informasi dan memutuskan apakah sesuatu itu benar atau salah. Sementara berpikir analitis adalah cara untuk memproses dan memecah informasi yang kompleks. Pemikiran analitis sangat membantu dalam mengidentifikasi hubungan sebab dan akibat dan membuat hubungan antara dua factor. Berpikir analitis dan kritis membantu setiap Staf agar mampu secara mandiri mengevaluasi kondisi dan informasi yang dianggap sebagai masalah sehingga akan sangat membantu pimpinan dalam menganalisa tantangan kerja dan masalah yang dihadapi.
Peserta
Karyawan level Staf atau individu di level lainnya yang ingin meningkatkan daya kritis dan analitisnya. Program ini juga sangat direkomendasikan untuk pemegang posisi di mana ia adalah pembuat keputusan. Tanggung jawab besar yang dimiliki harus disertai juga dengan kemampuan yang mumpuni dalam berpikir kritis agar keputusan yang dibuat benar-benar sesuai dan mampu dieksekusi dengan baik.
Tujuan dan outcome
Setelah mengikuti program ini dan menjalankan instruksi trainer dengan sungguh-sungguh, peserta akan mampu:
Metode
Training diadakan dalam format experiential learning yang edutainment dan penuh dengan simulasi, game, quiz dan diskusi. Menggunakan alat-alat dan teknik praktis yang berorientasi pada proses dan hasil.