Director (Vision, Governance & Global Adaptability)
1. Transformational Leadership
Menjawab Masalah Apa
Banyak Direktur yang masih memimpin dengan gaya Transaksional (berbasis reward dan punishment) yang efektif untuk target jangka pendek namun gagal membangun loyalitas jangka panjang. Masalah timbul ketika organisasi menghadapi krisis atau butuh inovasi radikal; karyawan hanya bekerja sesuai jobdesc tanpa passion. Direktur sering kesulitan menggerakkan "hati" karyawan untuk melakukan perubahan besar. Modul ini mentransformasi pemimpin dari sekadar "Pengelola Status Quo" menjadi "Arsitek Perubahan" yang mampu menginspirasi visi dan menciptakan budaya kepemilikan (ownership) yang radikal di seluruh lapisan organisasi.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
2. Storytelling for Visionaries
Menjawab Masalah Apa
Direktur sering kali gagal meyakinkan investor, karyawan, atau publik bukan karena strategi mereka salah, tapi karena penyampaiannya yang kering dan penuh angka (data-heavy). Manusia tidak digerakkan oleh statistik, melainkan oleh cerita. Masalah utamanya adalah "Visi yang tidak terbeli" karena tidak menyentuh emosi. Modul ini mengajarkan Direktur untuk menjadi Chief Storyteller—menggunakan narasi, metafora, dan emosi untuk membungkus strategi bisnis yang kompleks menjadi pesan yang sederhana, menginspirasi, dan menggerakkan tindakan massal.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
3. Agile Leadership for Directors
Menjawab Masalah Apa
Di era disrupsi, bahaya terbesar bagi perusahaan besar adalah kelambanan birokrasi. Direktur sering kali terjebak dalam pola pikir "Perencanaan 5 Tahun" yang kaku (Waterfall), padahal pasar berubah tiap bulan. Organisasi menjadi lambat merespon ancaman pesaing kecil (Startups). Modul ini bukan tentang teknis Scrum/Kanban, melainkan tentang Organizational Agility—bagaimana Direktur merombak struktur hierarki yang kaku menjadi jaringan tim yang lincah, mendesentralisasi keputusan, dan menciptakan budaya yang berani bereksperimen.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
4. Good Corporate Governance (GCG)
Menjawab Masalah Apa
Skandal korporasi, fraud, dan runtuhnya reputasi perusahaan sering kali bermula dari lemahnya tata kelola di level puncak. Direktur sering terjebak mengejar profit jangka pendek dengan mengorbankan kepatuhan dan etika. Risiko hukum dan hilangnya kepercayaan investor adalah ancaman nyata. Modul ini menanamkan prinsip bahwa GCG bukan sekadar "Administrasi Kepatuhan", melainkan fondasi strategis untuk keberlanjutan bisnis (Sustainability). Direktur diajarkan menjadi penjaga moral dan nilai perusahaan di tengah tekanan target.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
5. Executive Social Networking
Menjawab Masalah Apa
Banyak Direktur merasa "kesepian di puncak" dan terjebak dalam gelembung internal perusahaan. Mereka kurang memiliki jejaring eksternal yang strategis, sehingga buta terhadap tren pasar atau kesulitan mencari mitra aliansi. Selain itu, Personal Brand mereka lemah, sehingga perusahaan sulit menarik talenta terbaik atau investor. Modul ini mengajarkan strategi membangun "Modal Sosial"—jejaring tingkat tinggi dengan pemerintah, pemimpin industri lain, dan tokoh masyarakat untuk keuntungan strategis perusahaan.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
6. Mindful Leadership
Menjawab Masalah Apa
Tekanan konstan di level C-Level sering kali memicu stres kronis yang berujung pada pengambilan keputusan yang impulsif, emosional, atau bias. Direktur sering kehilangan "kejernihan" (Clarity) karena terlalu sibuk bereaksi terhadap masalah. Mindfulness bukan tentang meditasi spiritual, melainkan tentang latihan otak untuk fokus, sadar penuh (aware), dan tenang di tengah kekacauan (Calm in Chaos). Ini adalah kompetensi wajib untuk menjaga kesehatan mental pemimpin dan kualitas keputusannya.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)
7. Becoming MACC (Mentor, Advisor, Coach, Consultant)
Menjawab Masalah Apa
Masalah terbesar bagi Direktur senior adalah "Apa selanjutnya?" dan "Apa yang saya tinggalkan?". Banyak perusahaan kehilangan aset intelektual berharga saat Direktur pensiun karena tidak ada transfer ilmu. Di sisi lain, Direktur perlu mempersiapkan diri menjadi otoritas industri yang berdampak luas, baik di dalam maupun di luar perusahaan. Modul ini mentransformasi Direktur dari sekadar "Pemimpin Perusahaan" menjadi "Guru/Ahli Industri" yang mampu membagikan wisdom-nya melalui 4 peran berbeda.
Manfaat Apa Yang Anda Peroleh
Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:
Apa Saja Yang Dibahas
Siapa yang Perlu Ikut:
Durasi Training:
8 Sesi (2 Hari)