2a

DISC & Engagement Building

medium-shot-colleagues-celebrating

Setiap karyawan hadir dengan latar belakang budaya, pendidikan, kebiasaan, system nilai, motivasi dan harapan yang berbeda-beda. Semua ini mewarnai pola perilaku dalam interaksi kerja mereka. Ketika tidak disadari, sangat mudah mengakibatkan friksi kesalahpahaman bahkan konflik. Salah satu tool untuk meminimalisasi hal itu dan meningkatkan engagement karyawan adalah pemahaman dan praktik interaksi mengggunakan pendekatan DISC Model (Dominant, Influence, Steadiness dan Compliant) yang dibuat oleh psikolog Univ.Harvard Dr. William Moulton Marston pada tahun 1920.

peserta

Setiap karyawan yang ingin lebih mengenal pola perilaku diri sendiri dan orang lain serta meningkatkan engagement di dalam tim kerja. Program ini cocok untuk sebuah tim yang baru saja dibentuk atau baru saja mengenal satu sama lain. Sebuah acara gathering perusahaan juga sangat cocok mengadakan program ini agar gathering menjadi semakin berisi dan bermanfaat. 

Tujuan dan outcome

Setelah mengikuti program ini dan menjalankan instruksi trainer dengan sungguh-sungguh, peserta akan mampu:

  • Memahami pentingnya pemahaman pola perilaku diri dan orang lain;
  • Memahami 4 jenis kecenderungan perilaku model DISC;
  • Menyadari kecenderungan perilaku diri sendiri dan kecenderungan orang lain;
  • Mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai dari setiap tipe DISC;
  • Melakukan interaksi efektif terhadap setiap individu yang berbeda pola perilaku;
  • Menjadi lebih gembira dan lebih kompak dalam bekerja.
Metode

Training diadakan dalam format experiential learning yang edutainment menggunakan dasar tugas pekerjaan sehari-hari; melibatkan alat dan teknis praktis seperti sharing, diskusi, studi kasus, role-play, assessment dan mentoring yang tidak hanya memperkaya aspek kognitif dan afektif tetapi juga psikomotorik setiap peserta.