2a
Leadership & Communication for Medical Personnel
Medicines cure diseases but only doctors can cure patients
- Carl Jung

Dewasa ini, dengan peningkatan pendidikan dan informasi, sikap dan perilaku masyarakat ikut berubah, termasuk dalam berinteraksi dengan praktisi kesehatan/kedokteran. Tingginya rasa harga diri, ego, membuat mereka ingin dilayani dengan sabar, empatik, dan santun, padahal dokter dan tenaga kesehatan juga memiliki banyak pasien dan sibuk. Komunikasi yang tidak tepat dengan pribadi seperti ini akan mengekspose hal negatif kedokteran dan dapat disebarluaskan secara tidak bertanggung jawab. 

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi dokter dan tenaga kesehatan agar lebih efektif dan sukses dalam berinteraksi dengan kolega praktisi medis, masyarakat umum, dan pemimpin/pejabat publik. Dengan demikian, citra dokter dapat terus terjaga dengan baik dan tujuan mulia seorang dokter dapat dicapai. 

heart-3498851_640
outcome
  • Memahami proses komunikasi dan presentasi yang menarik dan efektif dalam konteks seminar ilmiah dan non-ilmiah. 
  • Dapat membangkitkan rasa percaya diri, kharisma, dan otoritas. 
  • Memahami teknik membangun kedekatan dan kepercayaan dari setiap individu. 
  • Meningkatkan mindset dan keterampilan sebagai leader sekaligus team-player. 
  • Mengelola interaksi dalam berbagai forum komunikasi seperti meeting, seminar, konferensi, dan lain-lain. 

Metode

Training diselenggarakan dengan menggunakan metode belajar dan berlatih bagi orang dewasa (andragogy) dengan strategi NLP yang berorientasi pada perkembangan pengetahuan, mindset, sikap dan perilaku setiap Peserta. Aktivitas belajar berupa Assessment, Video recording & Analysis, Lecture, Simulation/Role Play, Personal Tasks, Group Practise dan Group Discussion.

Back