2a
Soft Skills Paling Dicari

Kita semua pasti ingin karir yang terus berkembang dalam hidup kita. Banyak yang mencoba untuk mengembangkan kemampuannya dengan mengikuti kursus-kursus yang mengembangkan kemampuan teknis. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa itu semua belum cukup. Selain kemampuan yang sifatnya teknis, kita juga harus mengembangkan sisi lain dari hal tersebut yaitu soft skills. Apa saja soft skills yang harus kita kembangkan demi perkembangan karir? Mari kita bahas.


Apa itu Soft Skills?

Soft skills adalah karakter, atribut pribadi, dan kemampuan yang kita miliki secara alamiah. Soft skills tidak dipelajari dengan cara formal seperti kita mempelajari hard skills. Kita mempelajari soft skills melalui pengalaman kita sehari-hari. Soft skills berkaitan dengan relasi kita dengan orang lain. Mempelajari soft skills dengan demikan akan meningkatkan relasi tersebut dan berkontribusi pada efektivitas kita dalam menyelesaikan tugas.


Pentingnya Soft Skills di Tempat Kerja

Dalam pekerjaan apapun, selalu ada saat di mana kita harus bertemu dengan orang lain. Anda mungkin memiliki gagasan atau ide yang sangat baik. Namun untuk dapat mengutarakannya, Anda butuh kemampuan komunikasi yang baik agar gagasan Anda dapat dimengerti. Dengan demikian, hard skills penting untuk kemampuan teknis, dan soft skills penting untuk melaksanakan kemampuan tersebut.


Kemudian, soft skills adalah pertimbangan lain bagi perusahaan untuk menerima kandidat. Ketika di antara dua kandidat memiliki kemampuan hard skills yang hampir sama, perusahaan akan mempertimbangkan siapa yang memiliki soft skills yang lebih bermanfaat. Seperti pada penjelasan sebelumnya, perusahaan juga membutuhkan karyawan yang mampu berelasi, berkomunikasi dengan baik dengan sesama rekan kerja.


Dalam suatu penelitian, dikatakan bahwa sebanyak 48% recruiter melihat soft skills adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh karyawan. Hal ini artinya adalah baik hard skills dan soft skills harus sejalan. Kemudian sebanyak 28% recruiter bahkan melihat soft skills lebih penting dibanding hard skills. Hal ini disebabkan mereka berpendapat hard skills lebih mudah dilatih dan dikembangkan di tempat kerja dibanding soft skills. Selain itu, sisanya sebanyak 24% beranggapan soft skills adalah pertimbangan tambahan dalam menentukan seorang kandidat.


Sepuluh Rekomendasi Soft Skills

Berdasarkan penelitian terhadap divisi HR, berikut adalah beberapa soft skills yang paling dilihat oleh perusahaan. Kita juga akan tunjukkan contoh-contoh bidang praktis yang ada di dalam kategori tersebut.

  1. Komunikasi
  2. Kemampuan komunikasi dipandang oleh recruiter sebagai ciri dalam melihat kandidat berkualitas. Komunikasi yang baik akan membantu Anda untuk mengekspresikan ide-ide Anda dengan baik sehingga orang lain bisa menangkap dengan jelas maksud Anda. Oleh karena itu, kemampuan ini sangat penting di berbagai profesi. Beberapa contoh bidang praktis kemampuan komunikasi adalah:

    • Kemampuan presentasi
    • Kepercayaan diri
    • Pendengar yang baik
    • Komunikasi Verbal
    • Memberi masukan

    Ketika menunjukkan kemampuan ini, Anda bisa menuliskan dalam resume Anda suatu proyek yang menjelaskan ide Anda secara sederhana namun berdampak besar.


  3. Kerja Sama Tim
  4. Dalam pekerjaan, kita jarang sekali ditempatkan dalam divisi yang hanya ada 1 orang. Kita kerap kali harus bekerja dalam tim. Perusahaan ingin agar pekerjaan lebih efektif, tim harus bisa bekerja sama dalam tim. Dengan demikian, kemampuan bekerja dalam tim sangat dibutuhkan agar ide-ide kreatif bisa tersampaikan dan tugas-tugas diselesaikan lebih efektif. Beberapa contoh kemampuan kerja sama tim termasuk dalam:

    • Manajemen konflik
    • Sensitivitas kultural
    • Kemampuan kolaborasi
    • Mediasi
    • Negosiasi

    Anda dapat menuliskan dalam resume Anda pengalaman berkolaborasi dengan pihak lain dan tunjukkan manfaat dan dampak dari kerja sama tersebut.


  5. Adaptasi
  6. Pola dan alur pekerjaan bisa terus berubah seiring perkembangan zaman dan pasar. Oleh karena tidak dapat diprediksi, kemampuan adaptasi menjadi hal yang penting. Yang dibutuhkan terutama adalah kecepatan kita dalam mengadaptasi suatu cara baru dengan efektif. Beberapa contoh kemampuan adaptasi adalah:

    • Fleksibilitas
    • Rasa ingin tahu
    • Pemilihan keputusan
    • Motivasi diri
    • Proaktif

    Dalam resume, Anda bisa menuliskan pengalaman saat harus dengan cepat menyesuaikan diri mengerjakan target yang tiba-tiba berubah. Tunjukkan juga bagaimana Anda berhasil menyesuaikan diri terhadap perubahan tersebut.


  7. Penyelesaian Masalah
  8. Kemampuan ini mengacu pada bagaimana Anda dapat menggunakan cara pikir yang analitis dan kreatif untuk menemukan solusi. Apapun pekerjaan Anda, selalu akan ada masalah yang tidak terduga datang. Di sinilah Anda bisa menunjukkan daya kritis Anda dalam menemukan solusi yang tepat terhadap masalah tersebut. Kemampuan ini tercakup dalam:

    • Berpikir kritis
    • Analisis
    • Berpikir lateral
    • Persuasi
    • Inisiasi

    Berikan gambaran dalam resume tentang pengalaman Anda menyelesaikan suatu masalah dengan analisis Anda, dan tunjukkan dampak dari peran Anda.


  9. Kreatifitas
  10. Banyak yang mengira bahwa kreatifitas hanya diperlukan oleh desainer grafis. Padahal, kreatifitas adalah kemampuan yang erat kaitannya dengan membangun suatu inovasi baik itu dalam produk, pemasaran, maupun dalam membuat solusi. Beberapa tipe kemampuan yang tercakup di dalamnya adalah:

    • Inspirasi
    • Visualisasi
    • Imajinasi
    • Mind mapping
    • Visi yang jelas

    Untuk menunjukkan kemampuan ini dalam resume, tunjukkan proyek yang menggambarkan ide orisinal Anda, baik itu dari segi branding, pengemasan, atau suatu pemecahan masalah. Tunjukkan hasil positif dari pemikiran Anda tersebut.


  11. Kepemimpinan
  12. Memiliki bakat dan charisma sebagai seorang pemimpin juga penting dalam perusahaan. Yang dimaksud di sini bukanlah jabatan/posisi, melainkan kemampuan untuk membimbing, memotivasi, dan melatih orang lain terutama dalam tim. Kemampuan ini membantu perusahaan lebih berkembang sehingga dicari banyak recruiter. Kepemimpinan Anda tercermin pada:

    • Manajemen proyek
    • Empati
    • Kepercayaan
    • Pengajaran
    • Team building

    Anda bisa menunjukkan berbagai proyek yang Anda pimpin bersama tim, dan bagaimana proyek tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang positif.


  13. Etos Kerja
  14. Bagi perusahaan, memiliki karyawan yang menghargai dan menghormati makna penting dan nilai dari pekerjaannya adalah hal penting. Hal ini akan membuat Anda selalu menghargai pekerjaan Anda dan melakukan yang terbaik demi pekerjaan tersebut. Kualitas etos kerja yang paling dicari adalah bertanggung jawab, pekerja keras, dan mampu dilatih.

    Anda bisa menunjukkan dalam resume Anda berbagai kursus atau seminar yang Anda ikuti dan dampaknya dalam proyek yang Anda kerjakan.


  15. Organisir
  16. Kemampuan lainnya dalam soft skills adalah bagaimana Anda mampu mengelola berbagai tugas dan bagaimana semua itu bisa diselesaikan secara tepat waktu. Anda akan dilihat sebagai sosok yang memperhatikan detail-detail dan pengaturan skala prioritas yang baik.

    Anda bisa menunjukkan suatu pencapaian di mana Anda dapat mengelola lebih dari satu klien atau permintaan secara bertanggung jawab dan memberikan hasil yang maksimal.


  17. Pengaturan waktu
  18. Kemampuan ini menunjukkan sosok Anda sebagai pribadi yang mampu bekerja dengan efisien dan produktif. Dengan mengatur waktu secara bijak, recruiter akan melihat potensi Anda sebagai pribadi yang dapat diandalkan dalam jabatan seperti manajer proyek.

    Dalam resume, Anda dapat menunjukkan bagaimana Anda mengelola waktu untuk mengadakan berbagai pertemuan, menepati deadline, dan permintaan klien.


  19. Interpersonal Skills

Dalam perusahaan, sangat penting untuk menjaga relasi antar rekan kerja, berinteraksi dengan sesama, dan meninggalkan kesan positif pada orang lain. Kemampuan ini juga berlaku di luar jam kerja. Bagian seperti CS (Customer Service), rekrutmen, sangat membutuhkan kemampuan ini.

Agar soft skill ini terlihat oleh rekruter, tunjukkan pengalaman Anda membantu pihak lain mengembangkan relasi dengan klien atau konsumen merka. Tunjukkan bahwa Anda membuat konsumen atau klien terpenuhi harapannya dengan relasi interpersonal ini.