2a
Pentingnya Pengelolaan Customer Service

Dalam suatu industri, baik itu berupa jasa atau produksi, akan selalu bertemu dengan permasalahan yang melibatkan ketidakpuasan pelanggan. Untuk menangani hal tersebut, sudah menjadi hal yang umum dalam suatu perusahaan menyediakan divisi khusus untuk melayani keluhan pelanggan, yang dikenal sebagai Customer Service (CS). Tugas dari CS tanpa disadari memiliki peran penting dalam suatu perusahaan. Merekalah wajah depan dan citra dari suatu perusahaan. Inilah beberapa poin penting mengelola CS yang baik, dan akibat apabila CS tidak diperhatikan.

 

1.       Menjaga Loyalitas

Sudah menjadi pengetahuan umum bagi setiap perusahaan, bahwa menjaga loyalitas pelanggan lebih berdampak positif dan efektif dibanding mencari pelanggan baru. Menurut John A. Goodman dalam buku Strategic Customer Service, mengelola CS jauh lebih efektif dalam hal biaya dibanding branding dengan iklan yang memakan biaya hingga 5 kali lipat. Ia juga menyebutkan bahwa pelanggan yang menyampaikan keluhan, kemudian ditanggapi dengan baik dan puas dengan hasil keluhannya memiliki tingkat loyalitas 30% lebih tinggi dari pada mereka yang tidak menyampaikan keluhan. Tingkat loyalitaas tersebut akan lebih tinggi hingga 50% apabila keluhan tersebut teratasi.

Anda perlu waspada ketika tidak ada keluhan yang datang pada produk atau jasa Anda. Ada dua kemungkinan, antara mereka memang puas dengan produk atau jasa Anda, atau pelanggan sudah jengah untuk menyampaikan keluhan karena selama ini tidak pernah ditanggapi dan mendapat hasil yang baik. Sebanyak 40% pelanggan yang tidak menyampaikan keluhan atau masalah cenderung akan berpindah produk.

2.       Problem CS Tidak Berpusat pada Karyawan Anda

Ketidakpuasan pelanggan tidak dapat dibebankan sepenuhnya pada karyawan Anda. Yang sering muncul dalam pemberitaan yang viral, banyak yang menyalahkan karyawan suatu perusahaan atas ketidakpuasan pelanggan. Hal ini entah dikarenakan tanggapan yang keliru, tidak empatik, dan lain sebagainya. Peristiwa ini membuat persepsi umum menjadi keliru, yaitu bahwa ketidakpuasan pelanggan terutama diakibatkan oleh karyawan sendiri.

Ketidakpuasan pelanggan pada kenyataannya sebagian besar diakibatkan oleh produk, proses, dan pesan marketing itu sendiri, yaitu sebanyak 60%. Kemudian 20% hingga 30% diakibatkan oleh kesalahan pelanggan sendiri, dan barulah 20% diakibatkan oleh faktor human error dari karyawan. Hal ini bagaimanapun juga tidak berpengaruh pada sudut pandang pelanggan, sebab pelanggan cenderung menyalahkan organisasi. Hal ini tidak kemudian membuat kita sebagai pihak perusahaan mengacuhkan pelanggan, justru ini membuka wawasan betapa pentingnya CS sebagai divisi untuk memberi pelayanan dan pendidikan kepada pelanggan.

 

Itulah beberapa poin utama pentingnya mengelola CS di dalam perusahaan Anda. Ada begitu banyak program untuk pengelolaan CS yang baik. Hal yang terutama harus dikembangkan adalah kemampuan berkomunikasi yang baik, terutama dalam menghadapi emosi negatif. Inilah kesempatan yang harus setiap perusahaan kembangkan untuk membangun wajah perusahaan yang ramah dan berorientasi pada pelanggan.