Berada
dalam posisi sebagai pemimpin menuntut kita untuk bersikap sebagaimana
seharusnya seorang pemimpin. Akan tetapi, banyak yang masih kebingungan dalam
mengidentifikasi saat-saat apa di mana kita harus memperhatikan sikap kita
sebagai pemimpin. Di artikel ini, kita akan memahami sikap seperti apa yang
dapat kita perhatikan untuk membangun suatu habitus sebagai seorang pemimpin.
1. Datang Lebih Awal
Dengan tiba lebih awal, Anda belajar untuk
memahami pentingnya pengaturan waktu. Selain itu, datang lebih awal membuat
Anda memiliki beberapa keuntungan seperti dapat memilih tempat duduk yang membuat
Anda bisa lebih membangun kontak mata dengan pemimpin rapat, membangun suasan
rileks, dan dapat menyapa lebih banyak orang.
2. Sapa Anggota Rapat
Dengan tiba lebih awal, Anda dapat menjalin
kontak dengan orang-orang yang datang. Gestur ini membuat Anda lebih dihargai
dan tentunya lebih dikenal. Hal ini sangat penting sebagai kesempatan untuk
branding diri sendiri.
3. Bersedia Menangani Suatu Proyek
Ambilah kesempatan untuk mengerjakan suatu
tugas yang memang sesuai dengan kemampuan Anda. Kesempatan untuk menunjukkan kompetensi
Anda harus diambil kapanpun. Apalagi Anda mengambil kesempatan ini sebagai
volunteer, hal tersebut dapat semakin menunjukkan diri Anda. Menjadi pihak yang
menangani suatu proyek juga dapat membantu Anda dalam mengenal lebih dalam
tentang rekan-rekan Anda.
4. Undang Orang Lain Berpartisipasi
Seorang pemimpin yang baik mampu mendorong
rekan-rekannya untuk memberikan ide-ide dan usaha mereka agar dapat mencapai
tujuan utama. Sewaktu-waktu kita akan menemukan rekan-rekan kita tidak banyak
berpendapat, atau bahkan hanya diam. Saat berada di situasi ini, hindari untuk
mengatakan hal-hal seperti “Kalian kenapa? Harusnya kalian punya usulan di
situasi seperti ini?”. Mengatakan hal seperti itu tidak akan membuat
rekan-rekan Anda berbicara.
5. Bagilah Tugas
Belajarlah sejak awal untuk mendelegasikan orang
lain untuk mengerjakan bagian-bagian tertentu. Inilah hal yang kerap dilupakan
oleh seorang pemimpin. Seseorang bisa dengan sangat taktis dan cermat mengambil
keputusan, memberi instruksi, namun lupa untuk mendidik. Hal ini menjadi suatu
cara Anda untuk berlatih bagaimana cara melaksanakan coaching pada rekan-rekan
Anda.
Itulah beberapa sikap yang dapat ditangkap
secara visual oleh orang lain yang menunjukkan sosok seorang pemimpin. Perlu
diingat, bangunlah habitus ini bukan semata ingin mendapatkan kesan, melainkan karena
Anda percaya semua itu baik untuk perkembangan pribadi Anda dan orang lain
dalam organisasi Anda.
